RSUD dr. Sayidiman Magetan Gelar Penyuluhan Perawatan Bayi Prematur|Jumat,2 Januari 2026|Dok: Ist
GarudaNews86: Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Sayidiman Magetan menggelar kegiatan penyuluhan kesehatan tentang perawatan bayi lahir prematur, yang dilaksanakan di ruang tunggu poliklinik rumah sakit setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua dan keluarga terkait penanganan bayi prematur secara tepat dan aman.
Penyuluhan dipandu oleh Puspita Eka Rini, S.Kep., Ns., M.Kep., dengan didampingi oleh Wiwik Kurniati, AMK. Dalam materinya, Puspita menjelaskan bahwa bayi prematur adalah bayi yang lahir sebelum usia kehamilan mencapai 37 minggu.
“Bayi prematur memiliki kondisi organ vital yang belum berkembang sempurna, seperti paru-paru, saluran pencernaan, dan sistem imun,” jelasnya.
Kondisi tersebut membuat bayi prematur rentan mengalami berbagai gangguan, antara lain hipotermia atau penurunan suhu tubuh, ikterus (penyakit kuning), serta gangguan dalam proses menyusu.
Sebagai upaya mengatasi permasalahan tersebut, Puspita menekankan pentingnya Perawatan Metode Kanguru (PMK). Metode ini dinilai sebagai cara terbaik untuk memberikan kehangatan, kenyamanan, serta memperkuat ikatan emosional antara bayi dan orang tua.
“PMK dapat dilakukan oleh ibu, ayah, maupun anggota keluarga lainnya secara bergantian, dengan durasi sekitar satu jam setiap sesi,” terangnya.
Dalam pelaksanaannya, bayi cukup mengenakan popok, kaos kaki, dan topi, kemudian diletakkan menempel di dada orang tua. Ia juga mengingatkan agar posisi bayi diperhatikan dengan benar.
“Leher dan kepala bayi harus dijaga agar jalan napas tetap terbuka. Bayi diposisikan aman menggunakan kain panjang, dengan kaki menyerupai posisi katak dan tangan menekuk, serta memastikan bagian perut atas tidak tertekan,” pungkasnya.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, RSUD dr. Sayidiman Magetan berharap orang tua dapat lebih percaya diri dan teredukasi dalam merawat bayi prematur, sehingga tumbuh kembang bayi dapat berlangsung optimal. (Eng)
Editor: Redaksi
