Antisipasi Lonjakan Kendaraan Pemudik, Halaman Sekolah di Magetan Dibuka untuk Parkir Warga|Jumat,13 Maret 2026|Dok: Ist
GarudaNews86: Menjelang libur panjang Hari Raya Idulfitri, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan mengambil langkah inovatif dengan membuka sejumlah halaman sekolah untuk dimanfaatkan sebagai tempat parkir kendaraan bagi warga yang kedatangan keluarga saat mudik Lebaran.
Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang tinggal di kawasan padat penduduk dan memiliki keterbatasan lahan parkir di rumahnya. Kehadiran keluarga dari luar kota saat momentum Lebaran sering kali membuat jumlah kendaraan meningkat di lingkungan permukiman.
Kepala Dikpora Kabupaten Magetan, Suhardi, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan kepada Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) di berbagai jenjang pendidikan agar membuka akses halaman sekolah selama masa libur Lebaran.
“Halaman sekolah bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar sebagai tempat parkir kendaraan, terutama bagi warga yang rumahnya tidak memiliki lahan parkir yang memadai saat banyak keluarga mudik,” ujar Suhardi.
Ia menjelaskan, pemanfaatan halaman sekolah sebagai area parkir ini bersifat sementara selama masa libur Lebaran. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu warga menata kendaraan sehingga tidak menimbulkan kemacetan maupun mengganggu akses jalan di lingkungan sekitar.
Untuk menjaga keamanan, pihak sekolah juga diminta menyiapkan penjaga selama periode libur. Selain itu, gerbang sekolah diharapkan tidak ditutup sepenuhnya agar masyarakat yang membutuhkan dapat memanfaatkan area tersebut dengan tertib dan tetap menjaga fasilitas sekolah.
“Sekolah diharapkan menyiapkan penjagaan selama libur, sehingga kendaraan warga tetap aman. Pemanfaatannya juga harus tertib dan tetap menjaga fasilitas sekolah,” jelasnya.
Di sisi lain, Dikpora Magetan juga mengingatkan pentingnya kegiatan belajar bagi para siswa meskipun sedang menjalani masa libur sekolah. Para guru diminta tetap menjalin komunikasi dengan wali murid agar siswa dapat memanfaatkan waktu liburan untuk belajar di rumah.
“Walaupun libur sekolah, proses belajar sebaiknya tetap berjalan. Guru bisa mengingatkan melalui komunikasi dengan orang tua agar anak-anak tetap belajar di rumah,” tambah Suhardi.
Selain itu, pihaknya juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak selama masa libur Lebaran. Hal ini penting agar anak tidak melakukan aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan, seperti bermain petasan atau benda berbahaya lainnya.
“Peran orang tua sangat penting selama liburan. Kami berharap anak-anak tidak bermain petasan atau benda berbahaya yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.
Melalui kebijakan membuka halaman sekolah sebagai kantong parkir sementara ini, Dikpora Magetan berharap fasilitas pendidikan tidak hanya dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar, tetapi juga dapat membantu kebutuhan masyarakat sekitar selama momentum mudik Lebaran.
“Semoga kebijakan ini bisa membantu masyarakat sekaligus menjaga lingkungan tetap tertib selama arus mudik Lebaran,” pungkasnya. (Ndri)
Editor: Redaksi
