Penyuluhan “CERDIK” Cegah Kanker Serviks Digelar di RSUD dr. Sayidiman Magetan|Kamis,26 Februari 2026|Dok: Ist
GarudaNews86: Kamis (26/2/2026), bertempat di ruang tunggu poliklinik RSUD dr. Sayidiman Magetan, dilaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan bertema “CERDIK” (Cegah Kanker Serviks) yang disampaikan oleh Bidan Verra Vitria, S.ST. Kegiatan ini diikuti oleh para pasien dan keluarga pasien yang tengah menunggu jadwal pemeriksaan.
Dalam pemaparannya, Bidan Verra menjelaskan bahwa kanker serviks merupakan kanker yang terjadi pada leher rahim, yaitu bagian yang menghubungkan rahim dengan vagina. Penyakit ini berkembang secara perlahan dan sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, sehingga banyak penderita baru menyadari saat sudah memasuki stadium lanjut.
“Kanker serviks berkembang tanpa gejala yang jelas pada tahap awal. Karena itu, deteksi dini menjadi sangat penting agar bisa ditangani sedini mungkin,” ujar Verra dalam penyuluhan tersebut.
Ia menambahkan, penyebab utama kanker serviks adalah infeksi virus Human Papillomavirus (HPV), terutama tipe HPV 16 dan 18. Virus ini dapat ditularkan melalui hubungan seksual, kontak kulit di area genital, serta perilaku berganti-ganti pasangan seksual.
Lebih lanjut, Verra memaparkan bahwa deteksi dini kanker serviks dapat dilakukan melalui beberapa metode. Di antaranya adalah pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) yang dapat dilakukan di fasilitas kesehatan tingkat pertama, serta Pap smear yang merupakan pemeriksaan sel serviks di laboratorium.
“Tanda dan gejala kanker serviks yang perlu diwaspadai antara lain keputihan berbau dan bercampur darah, pendarahan setelah hubungan seksual, pendarahan di luar masa haid atau setelah menopause, nyeri panggul, serta nyeri saat berhubungan,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, pihak rumah sakit mengajak masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi dengan menerapkan pola hidup sehat melalui konsep “CERDIK”, yaitu Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dan seimbang, Istirahat cukup, serta Kelola stres.
“Pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Dengan menerapkan pola hidup CERDIK dan rutin melakukan pemeriksaan, kita bisa menekan risiko kanker serviks,” pungkas Verra.
Penyuluhan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini dan pencegahan kanker serviks sebagai upaya menjaga kesehatan perempuan di Kabupaten Magetan. (Eng)
Editor: Redaksi
