Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Wakapolres Jadi Inspektur Upacara, Tekankan Penghormatan kepada Guru dan Pencegahan Kekerasan di Sekolah

| Januari 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-19T06:54:52Z
Wakapolres Madiun Kota KOMPOL Bambang Eko Sujarwo, S.H., M.H. bertindak sebagai Inspektur Upacara|Senin,19 Januari 2026|Dok: Hms

GarudaNews86: Polres Madiun Kota kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan pendidikan melalui pembinaan langsung kepada para pelajar. Kali ini, kegiatan tersebut digelar di SMAN 3 Taruna Angkasa Jawa Timur, Senin (19/01/2026) pagi.

Dalam kesempatan itu, Wakapolres Madiun Kota KOMPOL Bambang Eko Sujarwo, S.H., M.H. bertindak sebagai Inspektur Upacara. Upacara yang dimulai pukul 06.45 WIB tersebut diikuti sekitar 765 siswa, serta dihadiri jajaran Polres Madiun Kota dan pihak sekolah.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas isu yang berkembang di media sosial terkait dugaan penganiayaan guru oleh siswa, sekaligus sebagai langkah preventif untuk menanamkan nilai disiplin, etika, dan penghormatan terhadap tenaga pendidik.

Turut hadir mendampingi Wakapolres:
Kasat Binmas Polres Madiun Kota
Kasi Humas Polres Madiun Kota
Personel Satbinmas Polres Madiun Kota
Dalam amanatnya, KOMPOL Bambang Eko menyampaikan pesan tegas namun inspiratif kepada para siswa. Ia menegaskan bahwa pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus dibekali karakter kuat, berdisiplin, dan berakhlak mulia.

“Adik-adik semua adalah generasi emas Indonesia. Masa depan bangsa ini ada di tangan kalian. Oleh karena itu, junjung tinggi prestasi, disiplin, dan sikap hormat kepada guru,” ujar Wakapolres.

Ia juga mengingatkan bahwa guru memiliki peran besar dalam membentuk karakter dan masa depan siswa. Karena itu, setiap pelajar wajib menghormati dan menjaga sikap kepada guru sebagai figur orang tua di lingkungan sekolah.

“Jangan pernah melawan, merendahkan, apalagi melakukan kekerasan kepada guru. Setiap tindakan penganiayaan memiliki konsekuensi hukum. Pikirkan matang-matang sebelum bertindak dan kendalikan emosi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wakapolres mengajak seluruh siswa menjadikan sekolah sebagai ruang yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan, serta menumbuhkan rasa saling menghormati antar sesama.

Kegiatan pembinaan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman hukum sejak dini, memperkuat karakter pelajar, serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di lingkungan pendidikan, khususnya di wilayah hukum Polres Madiun Kota. (Eng/Hms)



Editor: Redaksi
×
Berita Terbaru Update